Showing posts with label Kebidanan. Show all posts
Showing posts with label Kebidanan. Show all posts

Thursday, March 21, 2013

Pelopor Kebidanan


 
1.      Hyppocrates (460-370 SM)

Hyppocrates yang berkebangsaan Yunani, dikenal sebagai Bapak Pengobatan, tidak lain karena jasa-jasanya dalam bidang keperawatan, kedokteran, dan pengobatan. Dalam bidang kebidanan Hyppocrates menganjurkan agar wanita yang sedang melahirkan harus ditolong berdasarkan perikemanusiaan dengan cara meringankan beban ibu yang sedang bersalin itu.


2.      William Shippman (1736-1808)

Dokter berkebangsaan Amerika ini mendirikan kursus kebidanan dan rumah sakit bersalin, pada tahun 1762. Kemudian pada tahun 1810 bersama dokter Thomas Chaalkley mempromosikan partus buatan pada bayi premature pada ibu yang pinggulnya sempit.

Pengertian & Sejarah kebidanan



  1.  Pengertian Bidan
      a.      Menurut WHO
Bidan adalah seorang yang mengikuti program pendidikan bidan yang berlaku di negaranya dan telah menyelesaikan pendidikannya dengan baik dan telah memperoleh atas pengakuan atas kualifikasinya dan terdaftar, disahkan dan memperoleh izin melaksanakan praktek kebidanan.

b.      Menurut ICM 
      Bidan adalah seorang yang telah mengikuti program pendidikan bidan yang diakui 
      dinegaranya, telah lulus dengan baik dari pendidikan tersebut serta memenuhi persyaratan
      untuk didaftar (register) dan/atau memiliki izin sah (lesensi) untuk melakukan praktik bidan.
Bidan dikenal sebagai tenaga professional dan akuntabel, yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat, yang diperlukan selama masa hamil, masa persalinan dan nifas, membantu dalam persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberikan asuhan kepada bayi baru lahir dan anak bayi.      

Wednesday, March 20, 2013

ANATOMI Payudara



Payudara (mammae, susu) adalah kelenjar yang terletak di bawah kulit, di atas otot dada.
Fungsi dari payudara adalah memproduksi susu untuk nutrisi bayi.
Manusia mempunyai sepasang kelenjar payudara, yang beratnya kurang lebih 200 gram, saat hamil 600 gram dan saat menyusui 800 gram.

Pada
payudara terdapat tiga bagian utama, yaitu :
  1. Korpus (badan), yaitu bagian yang membesar.
  2. Areola, yaitu bagian yang kehitaman di tengah.
  3. Papilla atau puting, yaitu bagian yang menonjol di puncak payudara

Proses Persalinan



Proses melahirkan/persalinan dalam proses melahirkan bayi biasanya membuat gelisah sampai panik bagi orang tua yang baru akan menjalani proses tersebut. Berkonsultasi terus dengan dokter atau bidan adalah langkah tepat untuk mengetahui proses persalinan yang akan dijalani nantinya.

Dokter atau bidan umumnya akan menjelaskan secara dasar bahwa proses persalinan bayi secara normal ataupun proses melahirkan normal itu terdiri dari 4 tahap proses :
-         Tahap pertama, proses persiapan persalinan dengan fase awal, aktif, transisi. Dalam tahap ini terjadi pembukaan (dilatasi) mulut rahim sampai penuh.
-         Tahap kedua, tahap kelahiran sampai bayi keluar dengan selamat.
-         Tahap ketiga, pengeluaran plasenta.
-         Tahap keempat, pasca lahir, yakni observasi terhadap ibu selama 1 jam usai plasenta keluar

Pemeriksaan Fisik



Tujuan umum pemeriksaan fisik adalah untuk memperoleh informasi mengenai status kesehatan pasien.
Tujuan  definitif pemeriksaan fisik adalah pertama untuk mengidentifikasi status “normal”dan kemudian mengetahui adanya variasi dari keadaan normal tersebutdengan cara memvalidasi keluhan-keluhan dan gejala-gejala pasien, penapisan/skrining keadaan wellbeing pasien dan pemantauan masalah kesehatan/penyakit pasien saat ini.

PRINSIP DASAR PEMERIKSAAN FISIK

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan fisik :
1.       Selalu meminta kesediaan / izin pada pasien untuk setiap pemeriksaan
2.       Jagalah privasi pasien
3.       Pemeriksaan harus seksama dan sistematis
4.       Jelaskan apa yang akan dilakukan sebelum pemeriksaan ( tujuan,kegunaan,cara dan bagian yang akan

Monday, March 18, 2013

FISIOLOGI PERSALINAN


Persalinan adalah terjadi pada kehamilan aterm (bukan prematur atau post matur) mempunyai onset yang spontan (tidak diinduksi) selesai setelah 4 jam dan sebelum 24 jam sejak saat awitannya (bukan partus presipitatus atau partus lama) mempunyai janin (tunggal) dengan presentasi verteks (puncak kepala) dan oksiput pada bagian anterior pelvis terlaksana tanpa bantuan artificial (seperti forseps) tidak mencakup komplikasi (seperti pendarahan hebat) mencakup pelahiran plasenta yang normal.